Pengaruh Penerapan Clinical Pathway pada Peresepan Antibiotik Pasien Tifoid Anak di Rumah Sakit Swasta X Kota Bogor

  • Safrini O
  • Laksmitawati D
  • Ramadaniati H
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berdasarkan data WHO (World Health Organisation) tifoid terjadi hampir di seluruh dunia. Untuk mengurangi variasi antibiotik di rumah sakit khususnya pada pasien rawat inapmaka dibuatlah  Clinical pathway. Adapun tyjuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi clinical pathway terhadap peresepan antibiotik untuk pasien Tifoid anak di ruang rawat inap Rumah Sakit Swasta X di Bogor. Penelitian ini bersifat observasional comparative study membandingkan peresepan antibiotik sebelum penerapan  clinical pathway dan setelah penerapan clinical pathway. Uji Chi square digunakan untuk membandingkan rasionalitas penggunaan antibiotik, lama rawat dan kesesuaian pilihan antibiotik dengan pedoman. Diperoleh sampel sebanyak 81 orang sebelum penerapan clinical pathway dan 78 orang setelah penerapan clinical pathway. Sebelum penerapan clinical pathway penggunaan antibiotik rasional sebanyak 48.88% dan setelah penerapan clinical pathway meningkat menjadi 67.05%. (p = 0,016). Berdasarkan hasil uji statistik menujukkan pasien yang memiliki lama rawat ? 5 hari sebelum penerapan clinical pathway sebanyak 52 pasien  (64.19%) dan sebelum penerapan clinical pathway  sebanyak 68 pasien (87.17%) (p = 0,001).  Sebanyak 68,89% pemilihan antibiotik sebelum penerapan clinical pathway telah sesuai dengan pedoman tata laksana dan setelah penerapan clinical pathway meningkat menjadi 88.64%. (p = 0,001). Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah implementasi clinical pathway di Rumah Sakit X di kota Bogor telah meningkatkan rasionalitas penggunaan antibiotik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Safrini, O., Laksmitawati, D. R., & Ramadaniati, H. U. (2023). Pengaruh Penerapan Clinical Pathway pada Peresepan Antibiotik Pasien Tifoid Anak di Rumah Sakit Swasta X Kota Bogor. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(4), 521–527. https://doi.org/10.25026/jsk.v5i4.1581

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free