Prosedur Pengembangan Kompetensi Untuk Meningkatkan Kinerja Pegawai Di PPSDM Migas Cepu

  • Ammad Beny Prasetya
  • Rio Candra Pratama
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kerja Praktik Industri (KPI) merupakan salah satu bentuk pembelajaran mahasiswa yang menekankan penerapan ilmu secara langsung di dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pengembangan kompetensi pegawai di PPSDM Migas Cepu sebagai upaya peningkatan kinerja organisasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi di PPSDM Migas dilaksanakan secara sistematis melalui tiga tahap utama: penyusunan kebutuhan dan rencana pengembangan, pelaksanaan program pelatihan, serta evaluasi menggunakan model CIPP, Kirkpatrick, dan Kirkpatrick-Philips. Kegiatan pelatihan meliputi kursus, workshop, on the job training, dan sertifikasi. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan efektivitas program dan kesesuaian hasil pelatihan dengan kebutuhan organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya peran manajemen SDM dan keterlibatan atasan dalam memaksimalkan hasil pengembangan kompetensi. Hasil KPI ini dapat menjadi referensi dalam perancangan program pelatihan di institusi lain yang sejenis.. Industrial Internship (KPI) is a form of student learning that emphasizes the direct application of knowledge in the workplace. This study aims to describe the procedures for employee competency development at PPSDM Migas Cepu as an effort to improve organizational performance. The research employed a descriptive qualitative method with data collected through interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that competency development at PPSDM Migas is carried out systematically through three main stages: identifying and planning development needs, implementing training programs, and evaluating outcomes using the CIPP, Kirkpatrick, and Kirkpatrick-Philips models. Training activities include courses, workshops, on-the-job training, and certification programs. Evaluations are conducted periodically to ensure program effectiveness and alignment with organizational needs. These findings highlight the importance of human resource management and supervisor involvement in maximizing competency development outcomes. The results of this internship can serve as a reference for designing training programs in similar institutions.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ammad Beny Prasetya, & Rio Candra Pratama. (2025). Prosedur Pengembangan Kompetensi Untuk Meningkatkan Kinerja Pegawai Di PPSDM Migas Cepu. Widya Balina, 10(2), 83–91. https://doi.org/10.53958/wb.v10i2.849

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free