EKSISTENSI ISTANA ADAT KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM SEBAGAI WADAH PELESTARIAN ADAT BUDAYA PALEMBANG TAHUN 2004-2020

  • Suhayat H
  • Amelia Z
  • Syarifuddin S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam dibangun sebagai salah satu upaya dalam melestarikan memori kolektif Kesultanan Palembang Darussalam. Tetapi, keberadaan Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam masih kurang diketahui oleh masyarakat luas. Dengan menggunakan metode penelitian sejarah, penulis mengumpulan sumber sejarah melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan, menguji atau menilai sumber tersebut secara kritis, serta disajikan hasil yang pada umumnya berbentuk tulis dengan metode kualitatif deskriptif menekankan pemahaman mengenai topik yang akan diteliti berdasarkan kondisi realitas. Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis dapat ditarik kesimpulan bahwa eksistensi dari Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam sebagai wadah pelestarian adat budaya Palembang masih dapat terlihat. Hal ini dapat dibuktikan dengan terdapat kunjungan- kunjungan serta kegiatan-kegiatan baik internal maupun eksternal yang diselenggarakan.Â

Cite

CITATION STYLE

APA

Suhayat, H., Amelia, Z. Y., Syarifuddin, S., & Supriyanto, S. (2022). EKSISTENSI ISTANA ADAT KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM SEBAGAI WADAH PELESTARIAN ADAT BUDAYA PALEMBANG TAHUN 2004-2020. Kalpataru: Jurnal Sejarah Dan Pembelajaran Sejarah, 8(1). https://doi.org/10.31851/kalpataru.v8i2.7043

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free