Abstract
Mesin bubut konvensional masih sering dipakai, tetapi permasalahannya mesin bubut konvensional sulit mendapatkan kualitas produk yang benar-benar baik (dimensi geometri, kekasaran permukaan dan reflektif geometri yang sesuai) Disebabkan karena faktor dari manusia, parameter pemotongan yang digunakan dan faktor kondisi mesin itu sendiri. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kecepatan potong dan kedalaman potong terhadap getaran dan kekasaran permukaan pada proses pembubutan silindris. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen. Untuk pengumpulan data menggunakan teknik metode observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi. Hasil penelitian yang telah didapatkan, diketahui nilai getaran mesin yang tertinggi adalah 5.4 m/s2 dan yang terendah adalah 1.8 m/s2. Nilai getaran rumah pahat yang paling tinggi adalah 5 m/s2 dan yang terendah adalah 1 m/s2. Dan untuk yang kekasaran permukaan yang paling tinggi adalah 5.0 µm dan yang terendah adalah 2.33 µm. Serta dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kecepatan potong dan kedalaman potong maka getaran mesin, getaran rumah pahat dan kekasaran akan semakin tinggi.
Cite
CITATION STYLE
Rosandi, A., Sumbodo, W., Yudiono, H., & Kriswanto, K. (2021). Analisis Variasi Kecepatan Potong Dan Kedalaman Potong Terhadap Nilai Kekasaran Permukaan Dan Getaran Pada Pembubutan Silindris Material Baja ST 60. Jurnal Inovasi Mesin, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.15294/jim.v3i1.46597
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.