Sosialisasi Prosedur Pelaksanaan Bakti Sosial Bibir Sumbing dan Lelangit di Daerah Terpencil di Indonesia

  • Fessi R
  • Muharram R
  • Mulyawan I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Persentase bibir sumbing dan lelangit di Indonesia menduduki peringkat ketujuh di Asia Tenggara, yaitu 20,4%. Kesenjangan akses pelayanan kesehatan di daerah terpencil tersebut merupakan alasan kuat bagi kami untuk bergerak memberikan layanan bakti sosial bibir sumbing dan lelangit bagi masyarakat Indonesia di seluruh pelosok negeri, terlebih saat ini kondisi di lapangan dihadapkan oleh adanya pandemi COVID-19 yang membuat beberapa kegiatan bakti sosial di daerah terpencil tertunda. Sosialisasi ini bertujuan untuk transfer ilmu dan mengetahui gambaran wawasan peserta mengenai utilisasi bakti sosial operasi bibir sumbing dan lelangit di daerah terpencil di Indonesia. Metode yang digunakan adalah webinar terkait utilisasi bakti sosial operasi bibir sumbing dan lelangit di daerah yang diikuti oleh 54 peserta. Pengumpulan data dengan cara mengisi google form secara daring dilakukan dalam bentuk pre-test dan post-test, kemudian dianalisis dengan uji Paired sample t test dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil kegiatan ini menunjukkan terdapat pengaruh dari penyelenggaraan sosialisasi melalui webinar mengenai utilisasi bakti sosial bibir sumbing dan lelangit di daerah terpencil dalam meningkatkan wawasan peserta webinar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fessi, R. A., Muharram, R. A., Mulyawan, I., Mahardhika, P., Nuraeni, A., & Aghasy, A. Z. Z. (2021). Sosialisasi Prosedur Pelaksanaan Bakti Sosial Bibir Sumbing dan Lelangit di Daerah Terpencil di Indonesia. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 1(2), 413–420. https://doi.org/10.54082/jamsi.128

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free