Abstract
Latar Belakang : Hipotermia merupakan salah satu penyebab mortalitas dan morbiditas pada bayi baru lahir. IMD merupakan intervensi sederhana yang mampu meningkatkan neonatal outcome secara signifikan yaitu mengurangi risiko kematian neonatal, meningkatkan ikatan kasih sayang, meningkatkan durasi menyusui, menstabilkan suhu tubuh, menstabilkan pernafasan, nadi serta glukosa darah bayi.Tujuan : Mengetahui apakah inisiasi menyusui dini berpengaruhterhadap pencegahan hipotermi pada bayi baru lahir di puskesmas cipamokolan.Metode : Penelitian ini menggunakan metode berdasarkan evidence based case report. Yaitu penelitian yang dilakukan berdasarkan pada penelusuran literatur di beberapa artikel. Artikel yang digunakan dia mbil dari beberapa sumber yaitu google scoolar, cochrane dan Pubmed. Kemudian evidance based di lakukan langsung pada kasus yang terjadi di Puskesmas Cipamokolan.Hasil : Setelah dilakukan telaah pada 3 jurnal didapatkan hasil bahwa Inisiasi menyusui dini dapat dijadikan sebagai pencegahan hipotermi pada bayi baru lahir. Inisiasi menyusui dini dapat meningkatkan suhu tubuh bayi baru lahir. Setelah dilakukan pada kasus didapakan bahwa bayi Ny R mengalami kenaikan suhu tubuh sebesar 0,1 o C dan bayi tidak mengalami hepotermi.
Cite
CITATION STYLE
Arhamnah, S., & Noviani Fadilah, L. (2022). Pengaruh inisiasi menyusui dini terhadap pencegahan hipotermia pada bayi baru lahir. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 2(3), 779–780. https://doi.org/10.34011/jks.v2i3.784
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.