Abstract
Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan sistolik lebih dari 160 mmhg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Teknik Relaksasi Otot Progresif dapat menjadi pilihan exercise untuk menahan respon stres dan meredakan ketegangan otot secara sadar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah di wilayah kerja Puskesmas Andalas Padang tahun 2023. Jenis penelitian pra-eksperiment dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest design. Penelitian telah dilaksanakan sejak bulan Agustus – November 2023. Analisa hasil secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik paired T-test. Sampel dalam penelitian ini 12 orang dengan teknik purposive sampling. Rata-rata tekanan darah sebelum penerapan teknik relaksasi otot progresif adalah sistolik mean 157,33 mmHg dan diastolik mean 93,67 mmHg. Rata-rata tekanan darah sesudah penerapan teknik relaksasi otot progresif adalah sistolik mean 132,30 mmHg dan diastolik mean 86,67 mmHg. Terdapat pengaruh pemberian teknik relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih berbasis bukti ilmiah untuk dijadikan referensi materi penyuluhan dan pembagian lefleat sehingga penderita hipertensi di wilayah binaan dapat menerapkan pelaksanaan latihan terapi relaksasi otot progresif yang terstruktur sebagai upaya pengobatan non farmakologis tepat guna. Keywords: Tekanan Darah; Hipertensi; Relaksasi Otot Progresif
Cite
CITATION STYLE
Dwi Nurul Salmi, A. (2023). Penerapan Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Jurnal Amanah Kesehatan, 5(2), 1–7. https://doi.org/10.55866/jak.v5i2.205
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.