Abstract
Media sangat berperan penting dalam proses pembelajaran agar mahasiswa tidak jenuh belajar dalam kelas. Media tanyangan video merupakan alat yang tepat digunakan untuk meningkatkan kegiatan menulis dengan menggunaan metode lesson study. Metode yang dilakukan terdiri dari tiga tahap, antara lain: plan (perencanaan), do (open class & observasi), see(refleksi). Hasil pembelajaran kemampuan siswa dalam menulis wacana dialog dapat dilihat dari wacana mahasiswa mulai dari siklus ke-1 sampai ke4-. Adapun nilai tes kemampuan menulis wacana dialog melalui tayangan video dapat dikategorikan sangat baik dan tidak ada kelompok yang mendapat dibawah skor 85. Hasil penelitian sebelum menggunakan media mempunyai kelemahan, yaitu terletak pada kesalahan ketepatan bentuk wacana, pilihan kata, struktur kalimat, ejaan, koherensi, dan kohesi. Namun, dengan pembelajaran menggunakan media tayangan video dalam menulis wacana dialog, kelemahan dan kesalahan mahasiswa tersebut dapat dikurangi, serta mampu membuat mahasiswa menjadi lebih mudah dalam menulis wacana dalam bentuk dialog melalui lesson study. Temuan dalam penelitian ini yakni Kegiatan lesson study sangat cocok digunakan dalam pembelajaran terutama tipe pembelajaran cooperative learning, secara khusus penerapan model pembelajaran learning team student (pembelajaran tim siswa), learning together (belajar bersama), dan group investigasion pada mata kuliah wacana bahasa Indonesia
Cite
CITATION STYLE
Etik, E., Hakim, M. N., Sehe, S., & Bakri, M. (2022). Penelitian Lesson Study: Peningkatan Menulis Wacana Dialog melalui Media Tayangan Video. Jurnal Dieksis Id, 2(2), 73–83. https://doi.org/10.54065/dieksis.2.2.2022.263
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.