ANALISIS SEMIOTIKA TEORI ROLAND BARTHES DALAM PUISI “CINTA YANG AGUNG” KARYA KAHLIL GIBRAN

  • Prasetyo H
N/ACitations
Citations of this article
192Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji semiotika menggunakan teori Roland Barthes dalam salah satu puisi karya Kahlil Gibran berjudul “Cinta yang Agung”. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis semiotik sebagai alat analisis. Puisi "Cinta yang Agung" dipilih sebagai objek penelitian karena mengandung makna yang dalam dan kompleks, serta melibatkan penggunaan tanda-tanda dalam membentuk makna dan pesan yang tersembunyi. Penelitian yang akan dibahas, yaitu mengenai lima kode Roland Barthes dan menganalisis setiap tanda yang terdapat dalam data. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang makna dan pesan yang terkandung dalam puisi "Cinta yang Agung" karya Kahlil Gibran melalui analisis semiotik Roland Barthes.Kata kunci: Kajian Semiotika, Roland Barthes, Puisi

Cite

CITATION STYLE

APA

Prasetyo, H. (2023). ANALISIS SEMIOTIKA TEORI ROLAND BARTHES DALAM PUISI “CINTA YANG AGUNG” KARYA KAHLIL GIBRAN. Edukasi Lingua Sastra, 21(2), 183–191. https://doi.org/10.47637/elsa.v21i2.791

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free