Abstract
Penurunan fungsi kognitif berkaitan dengan usia tua merupakan fenomena yang tidak terhindarkan. Penurunan fungsi ini salah satunya disebabkan perubahan struktur otak yang mengalami atrofi. Pola tidur juga diketahui mengalami perubahan seiring dengan proses penuaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan durasi tidur dengan fungsi kognitif geriatri berdasarkan skor Mini-Mental State Examination (MMSE) versi Indonesia dan The Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina). durasi tidur dengan fungsi kognitif geriatri berdasarkan skor Mini-Mental State Examination (MMSE) versi Indonesia dan The Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina). Durasi tidur diukur menggunakan instrumen Sleep Diary Test. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan jumlah sampel 55 orang. Hasil penelitian meninjukkan hubungan yang secara signifikan bermakna antara durasi tidur dengan skor MMSE (p=0.003) vs skor MoCA-Ina (p=0.002) dengan menggunakan uji oneway ANOVA.
Cite
CITATION STYLE
Handayani, F. (2019). HUBUNGAN DURASI TIDUR DENGAN FUNGSI KOGNITIF GERIATRI. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 5(3), 75. https://doi.org/10.22487/j25020749.2019.v5.i3.14060
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.