HUBUNGAN DURASI TIDUR DENGAN FUNGSI KOGNITIF GERIATRI

  • Handayani F
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penurunan fungsi kognitif berkaitan dengan usia tua merupakan fenomena yang tidak terhindarkan. Penurunan fungsi ini salah satunya disebabkan perubahan struktur otak yang mengalami atrofi. Pola tidur juga diketahui mengalami perubahan seiring dengan proses penuaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan durasi tidur dengan fungsi kognitif geriatri berdasarkan skor Mini-Mental State Examination (MMSE) versi Indonesia dan  The Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina). durasi tidur dengan fungsi kognitif geriatri berdasarkan skor Mini-Mental State Examination (MMSE) versi Indonesia dan  The Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-Ina). Durasi tidur diukur menggunakan instrumen  Sleep Diary Test. Desain penelitian ini adalah  analitik observasional dengan jumlah sampel 55 orang. Hasil penelitian meninjukkan  hubungan yang secara signifikan bermakna antara durasi tidur dengan skor MMSE (p=0.003) vs skor MoCA-Ina (p=0.002) dengan menggunakan uji oneway ANOVA.

Cite

CITATION STYLE

APA

Handayani, F. (2019). HUBUNGAN DURASI TIDUR DENGAN FUNGSI KOGNITIF GERIATRI. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 5(3), 75. https://doi.org/10.22487/j25020749.2019.v5.i3.14060

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free