Keberadaan dan Fungsi Museum Bagi Generasi Z

  • Istina D
N/ACitations
Citations of this article
364Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Museum menjadi salah satu lembaga pendidikan yang menyimpan bukti jejak sejarah suatu bangsa. Keberadaan museum dapat menjadi tolak ukur kesadaran masyarakat dalam menjaga sejarah, tradisi dan kebudayaan yang menjadikan mereka sebagai seutuhnya manusia yang berbudaya. Museum mengalami perkembangan agar tetap eksis di berbagai kalangan. Perkembangan dan pembaruan ini tentu merujuk pada perkembangan teknologi di era digital seperti saat ini. Bukan bermaksud mengubah keseluruhan isi museum dengan hal-hal digital yang justru dapat menghilangkan esensi museum itu sendiri, namun melakukan pendekatan yang sesuai dengan target pengunjung adalah strategi bagi museum untuk dapat bertahan di tengah generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan studi literatur untuk mendapatkan informasi mengenai fenomena dan fakta yang berkembang pada museum bila dilihat dari sudut pandang generasi Z. Fenomena dan fakta yang dipaparkan dalam penelitian ini membuktikan bahwa sebuah kolaborasi antara berbagai golongan generasi dapat membuat museum berfungsi dengan lebih efektif dan menyenangkan bagi generasi Z. Penilaian negatif mengenai generasi Z yang sangat bergantung dengan dunia internet nyatanya mampu menjadi sebuah trobosan baru untuk perkembangan museum itu sendiri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Istina, D. (2022). Keberadaan dan Fungsi Museum Bagi Generasi Z. JURNAL TATA KELOLA SENI, 8(2), 95–104. https://doi.org/10.24821/jtks.v8i2.7096

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free