Morfem Terikat dalam Bahasa Banjar

  • Yayuk R
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Judul penelitian ini adalah morfem terikat dalam bahasa Banjar. Masalah yang dikaji meliputi 1) bagaimanakah wujud morfem terikat imbuhan prefiks, 2) bagaimanakah wujud morfem terikat imbuhan sufiks, 3) bagaimanakah wujud morfem terikat imbuhan infiks, dan 4) bagaimanakah wujud morfem terikat imbuhan simulfiks. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan 1) wujud morfem terikat imbuhan prefiks, 2) wujud morfem terikat imbuhan sufiks, 3) wujud morfem terikat imbuhan infiks, dan 4) wujud morfem terikat imbuhan simulfiks. Metode yang digunakan adalah deskreptif kualitatif. Pengumpulan data dengan teknik simak dan catat. Waktu pengambilan data bulan Agustus sampai dengan bulan Desember 2016 di Kabupten Hulu Sungai Selatan. Hasil penelitian mendiskrepsikan wujud dan makna prefiks atau awalan dalam bahasa Banjar terdiri atas awalan Ka’ke’, awalan ma’me’, pa’pe’ , ba ‘ber’ , di’di’, sa’se’ dan ta’ter’. Awalan ta’ter’. Wujud sufiks atau akhiran dalam bahasa Banjar terdiri atas akhiran an ‘an’, akhiran i ‘i’. akan’kan’, dan nya’nya’. Wujud konfiks atau gabungan terdiri atas, konfiks ka-an’ke-an’, ba-an’ber-an’, par-akan,  sa-nya ‘se-nya’, ‘se-an’. Berikutnya, Infiks atau sisipan dalam bahasa Banjar terdiri atas, al’el dan am’em’.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yayuk, R. (2017). Morfem Terikat dalam Bahasa Banjar. Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan Dan Kesastraan, 5(2), 127–140. https://doi.org/10.31813/gramatika/5.2.2017.112.127--140

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free