Abstract
Artikel ini mengkaji tafsir Tarjumân al-Mustafîd karya ‘Abd al-Rauf al- Fanshuri. Penelitian ini difokuskan pada surah al-Fâtihah dan surah al-Baqarah yang menghabiskan setidaknya lima puluh halaman dari tafsir Tarjumân al-Mustafîd. Pendekatan deskriptif dan kuantitatif dalam penelitian ini sangat perlu dilakukan untuk menggapai hasil yang tepat sesuai dengan fakta dan realitas yang ada. Tafsir ini ditulis ketika ‘Abd al-Rauf menduduki jabatan mufti di kerajaan Aceh yang waktu itu dipimpin oleh empat orang sultanah secara bergantian. Meskipun begitu, hampir dapat dikatakan nuansa politis itu tidak meresap ke dalam penafsirannya. Sisi keunikan tafsir ‘Abd al-Rauf ini, ia sangat kontiniu dalam menggunakan kata kunci tertentu untuk mengawali sebuah penafsiran, ditambah lagi dengan bahasa dan aksara yang melekat dalam tafsir semakin menambah kekayaan khazanah tafsir Nusantara yang jarang dimiliki oleh tafsir lain
Cite
CITATION STYLE
Rahman, A. (2018). TAFSIR TARJUMÂN AL-MUSTAFÎD KARYA ‘ABD AL-RAUF AL-FANSHURI: Diskursus Biografi, Kontestasi Politis-Teologis dan Metodologi Tafsir. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 42(1), 1. https://doi.org/10.30821/miqot.v42i1.419
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.