Pentas Seni Anak di Jogja TV Sebagai Ajang Eksistensi dan Promosi Kelembagaan TK

  • Wulandari T
  • Pamungkas J
  • Nurrahman A
N/ACitations
Citations of this article
77Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Seni merupakan sebuah proses penyaluran diri melalui ekspresi dan kreatifitas, sehingga kegiatan seni perlu ditingkatkan di TK. Seni yang dimiliki oleh anak-anak TK dapat diekspesikan melalui pertunjukan pentas seni. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan pentingnya kegiatan seni yang dipromosikan melalui pertunjukan pentas seni sebagai media untuk meingkatkan eksistensi dan promosi lembaga Taman Kanak-Kanak. Penelitian menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan melakukan kegiatan wawancara, dokumentasi, dan observasi dalam rangka pengumpulan data. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman wawancara, dokumentasi, dan lembar observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah triangulasi model interaktif yang menggabungkan reduksi data, penyajian data, dan penyusunan kesimpulan. Sampel penelitian ini adalah kepala sekolah, dan 1 guru pendamping kegiatan seni. Sedangkan subjek yang diobservasi yaitu 154 anak di TK Negeri 2 Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kegiatan seni telah dilakukan oleh lembaga melalui pertunjukan pentas seni seperti pentas tari, pentas vocal/ menyanyi, dan pentas fashion show pada acara “Cerita Anak” yang disiarkan secara langsung di Studio Jogja TV. Melalui kegiatan ini diketahui bahwa kegiatan pentas seni yang dilakukan dapat meningkatkan eksistensi lembaga dan menjadi ajang promosi bagi lembaga.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wulandari, T., Pamungkas, J., & Nurrahman, A. (2023). Pentas Seni Anak di Jogja TV Sebagai Ajang Eksistensi dan Promosi Kelembagaan TK. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3279–3290. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4545

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free