Abstract
Pertumbuhan Gereja ada kalanya dialami sangat lambat di satu jemaat dan ini disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya keengganan anggota jemaat terlibat dalam pelayanan ibadah. Untuk itu penulis menelita dan memaparkan mengapa seorang Kristen harus melayani dan pelayanan apa saja yang dapat dilakukan dalam ibadah gereja. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memahami konsep yang benar mengenai pentingnya keterlibatan anggota jemaat dalam pelayanan ibadah, dimana keterlibatan tersebut dapat menjadi kekuatan keberadaan gereja dan pertumbuhan gereja tersebut, maka penulis ingin melakukan sebuah penelitian untuk mendapatkan jawaban atas permasalahan di atas. Untuk mendapatkan penjelasan yang lengkap maka penulis menggunakan metode penilitan kualitatif dan menggunakan studi literatur dari berbagai daftar Pustaka baik buku-buku maupun jurnal serta di dukung dengan ayat-ayat alkitab sehingga mendapat pemahaman yang lengkap. Melalui peneletian ini menghasikan langkah-langkah yang harus dilakukan seorang Kristen untuk terlibat dalam pelayanan ibadah seperti pelayanan doa, pelayanan firman, pelayanan musik dan lagu pujian. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kekuatan alisiansi sebagai dasar ekskalasi pertumbuhan gereja.
Cite
CITATION STYLE
Sinaga, J., Sagala, R. W., Ferinia, R., & Hutagalung, S. (2021). Kekuatan Aliansi Sebagai Dasar Ekskalasi Pertumbuhan Gereja Berdasarkan Kisah Para Rasul 2:46-47. Integritas: Jurnal Teologi, 3(2), 148–159. https://doi.org/10.47628/ijt.v3i2.75
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.