Respons Petani Terhadap Penggunaan Pupuk Bokhasi Feses Ayam Di Sinduagung Wonosobo

  • Susilo T
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada tanggal5 Mei 2014 sampai dengan 4 Juli 2014 di Desa Sinduagung Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo Propinsi Jawa Tengah. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui respons petani serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi respons petani terhadap pemanfaatan feses ayam sebagai pupuk bokashi.Alat yang digunakan dalam penyuluhan berupa folder, LCD, Laptop, alat tulis lengkap, dan elemen keterampilan untuk memandu dalam pelaksanaan demonstrasi cara pembuatan pupuk bokashi. Sedangkan alat yang digunakan untuk pembuatan pupuk bokashi yaitu timbangan, ember, termometer, sarung tangan, terpal.Bahan yang digunakan untuk pembuatan pupuk bokashi yaitu feses ayam, dedak, sekam, molase (gula pasir), EM4 dan air. Hasil penelitian di Desa Sinduagung Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosoboyaitu responpetani terhadap pemanfaatan feses ayam sebagai pupuk bokashi mengalami peningkatan pada aspek pengetahuan dengan nilai 11 dari kategori tidak tahu menjadi tahu, aspek sikap 6,1 dari kurang setuju menjadi setuju, aspek keterampilan 10,322 dari tidak terampil menjadi terampil. Hasil penyuluhan menunjukkan EP sebesar 84,38% dan EPP 71,942%. Hasil anilisis linier berganda menunjukkan bahwa umur petani berpengaruh sangat signifikan terhadap respons petani dan pengalaman beternak berpengaruh signifikan terhadap respons petani sedangkan pendidikan dan jumlah kepemilikan ternak tidak berpengaruh signifikan terhadap respons petani dalam memanfaatkan feses ayam sebagai pupuk bokashi

Cite

CITATION STYLE

APA

Susilo, T. (2016). Respons Petani Terhadap Penggunaan Pupuk Bokhasi Feses Ayam Di Sinduagung Wonosobo. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian, 11(21), 46. https://doi.org/10.36626/jppp.v11i21.130

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free