Brownis Bayam Merah (BROMER) Pencegah Anemia

  • Tarisa Yunisyah Hapsari
  • Mayra Permata Madani
  • Afifah Mutiara Tsany,
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
56Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bayam merah (Amaranthus tricolor) merupakan tanaman pangan bewarna merah yang dapat dikonsumsi daunnya sebagai sayuran. Tanaman ini dapat dibudidayakan di daerah beriklim panas maupun dingin. Bayam merah dikenal sebagai salah satu sumber zat besi yang sangat penting. Dalam bayam merah juga terdapat kandungan protein, lemak, kabohidrat, serat, mineral, vitamin, dan asam oksalat. Bayam merah mempunyai berbagai manfaat untuk kesehatan seperti meningkatkan kadar hemoglobin atau mencegah anemia, menjaga kadar gula darah, meningkatkan daya tahan tubuh, dan sumber protein nabati. Oleh karena itu, kami akan mengolah bayam merah ini menjadi suatu produk yaitu berupa brownies yang digunakan untuk mencegah anemia pada masyarakat. Brownies ini diberi nama “BROMER” (Brownies Bayam Merah). Kata Kunci : Bayam Merah, Brownis, Anemia

Cite

CITATION STYLE

APA

Tarisa Yunisyah Hapsari, Mayra Permata Madani, Afifah Mutiara Tsany, Tsania Khofifah, Wiwin Atmadinina, & Achyani, F. (2023). Brownis Bayam Merah (BROMER) Pencegah Anemia. Abdi Psikonomi, 59–63. https://doi.org/10.23917/psikonomi.v4i2.2899

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free