PENGARUH PENGGUNAAN KABEL PENTANAHAN PADA EMISI ELEKTROMAGNETIK LAMPU PENERANGAN JALAN LED

  • Wirapraja A
  • Wulandari I
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak-Meningkatnya pembangunan infrastruktur jalan raya di Indonesia membuat semakin berkembangnya industri lampu jalan umum di Indonesia. Saat ini terdapat beberapa tipe lampu jalan umum, ada beberapa lampu yang dilengkapi dengan kabel pentanahan. Penggunaan kabel pentanahan berfungsi untuk perlindungan dari tegangan tinggi (petir), kebocoran arus dan perlindungan dari listrik statis. Penelitian ini secara khusus menganalisis perbandingan nilai emisi radiasi elektromagnetik pada lampu penerangan jalan umum LED dengan menggunakan kabel pentanahan dan tampa kabel pentanahan. Penelitian ini menggunakan lampu penerangan jalan umum LED yang diproduksi dan digunakan di Indonesia. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah mengetahui nilai emisi radiasi yang dihasilkan oleh lampu penerangan jalan umum LED berdasarkan penggunaan kabel pentanahan. Metoda pengujian mengacu pada CISPR 15 yaitu emisi elektromagnetik terminal utama pada frekuensi 9 kHz-30 MHz dan pengukuran menggunakan CDNE pada frekuensi 30-300 MHz. Hasil pengukuran lampu penerangan jalan umum menunjukan bahwa ada satu lampu yang gagal uji pada pengukuran tegangan terminal utama pada frekuensi 9 kHz-30 MHz. Pengukuran nilai emisi elektromagnetik pada lampu penerangan jalan umum dengan menggunakan kabel pentanahan lebih besar jika dibandingkan dengan tanpa kabel pentanahan. Perbedaan nilai terbesar terdapat pada pengukuran tegangan terminal utama pada frekuensi 9 kHz-30 MHz yaitu sebesar 20-25 dB. Kata Kunci: Lampu penerangan jalan umum, LED, radiasi elektromagnetik, CISPR 15 ABSTRACT-The development of highway infrastructure in Indonesia increases development of the public street lighting industry in Indonesia. Nowadays, there are several types of the public street lights, there are several lights that are equipped with earth cables. The use of grounding cables serves to protect against high voltage (lightning), leakage currents and protection from static electricity. This study specifically analyzes the comparison of electromagnetic radiation emission values in LED public street lighting using earth cables and without earth cables. This research uses LED public street lighting lamps which are manufactured and used in Indonesia. The objective to be achieved in this study is to determine the value of radiation emissions produced by LED public street lighting based on the use of ground cables. The test method refers to CISPR 15, namely the main terminal electromagnetic emission at a frequency of 9 kHz-30 MHz and measurement using CDNE at a frequency of 30-300 MHz. The measurement results of the public street lighting shows that there is one lamp that failed the test on measuring the main terminal voltage at a frequency of 9 kHz-30 MHz. Measurement of the value of electromagnetic emissions on public street lighting using grounding cables is greater when compared to without grounding cables. The biggest difference is in the measurement of the main terminal voltage at a frequency of 9 kHz-30 MHz which is equal to 20-25 dB.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wirapraja, A. Y., & Wulandari, I. P. (2020). PENGARUH PENGGUNAAN KABEL PENTANAHAN PADA EMISI ELEKTROMAGNETIK LAMPU PENERANGAN JALAN LED. Jurnal Teknologi Proses Dan Inovasi Industri, 5(1), 23. https://doi.org/10.36048/jtpii.v5i1.6302

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free