Abstract
Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan waktu kontak sinar UV-C terhadap penurunan bakteri coliform pada air minum. Penyediaan air minum yang ada di PT. X bersumber dari sumur artesis. Populasi sampel adalah ruang produksi PT. X. Teknik pengambilan sampel berupa grab sampling dengan besar sampel 2,4 L. Alat pengumpul data menggunakan Most Probable Number (MPN) untuk menghitung coliform. Teknik pengumpulan data dengan pemeriksaan bakteri di laboratorium. Pada hasil pengujian didapatkan hasil jumlah bakteri yaitu 2 x 103 CFU/100 ml sampel. Menurut Permenkes RI No, 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, persyaratan air minum untuk angka bakteri coliform yaitu 0 CFU/100 ml sampel. Jenis penelitian ini eksperimen dengan desain post-test with control. Hasil pemeriksaan bakteri coliform pada air minum sebelum melewati paparan desinfeksi sinar ultraviolet (UV-C) diperoleh hasil lebih dari 330 CFU/100 ml, setelah melewati paparan desinfeksi sinar ultraviolet (UV-C) diperoleh hasil berkisar antara 0 – 12 CFU/100 ml. Analisis data menggunakan Kruskal Wallis didapatkan bahwa P value (Significant) yaitu sebesar <0,001 di mana angka tersebut < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara variasi waktu kontak paparan desinfeksi sinar ultraviolet terhadap penurunan bakteri coliform pada air minum.
Cite
CITATION STYLE
Fauziah, D., Nurjaman, U., & Wahyudin, D. (2021). EFEKTIVITAS VARIASI WAKTU KONTAK SINAR UV-C TERHADAP PENURUNAN BAKTERI COLIFORM PADA AIR MINUM DI PT. X. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 2(2), 576–581. https://doi.org/10.34011/jks.v2i2.732
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.