HUbungan Tingkat Kecemasan Terhadap Kinerja Dosen dan Karyawan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Di Masa New Normal Covid 19

  • FATSIWI NUNIK ANDARI
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Corona virus desease (Covid-19) yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina telah dinyatakan sebagai pandemi. WHO mencatat sebanyak 213 negara terpapar kasus Covid-19. Jumlah penambahan kasus baru terkonfirmasi positif dan jumlah kematian dalam satu hari terus mengalami peningkatan, termasuk di Provinsi Bengkulu. Tingginya angka kejadian ini menimbulkan kecemasan bagi setiap orang, termasuk dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kinerja dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang bekerja di masa new normal Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 90 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Zung Self Anxiety Rating-Scale (ZSAR-S) dan kuesioner Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ). Hasil penelitian dengan analisis Spearman Rank test menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kinerja dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Bengkulu saat bekerja di masa new normal Covid-19 dengan p-value = 0.855. Kesimpulan dari penelitian adalah tidak ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan kinerja dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Bengkulu di masa new normal Covid-19. Kata Kunci : Dosen, Karyawan, Kecemasan, Kinerja, New normal

Cite

CITATION STYLE

APA

FATSIWI NUNIK ANDARI. (2022). HUbungan Tingkat Kecemasan Terhadap Kinerja Dosen dan Karyawan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Di Masa New Normal Covid 19. Photon: Jurnal Sain Dan Kesehatan, 12(2). https://doi.org/10.37859/jp.v12i2.3373

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free