Pendidikan Kontrasepsi Pada Wanita Pasangan Usia Subur Sebagai Upaya Antisipasi Baby Bomming Di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pasca Pandemi Covid-19 Di Wilayah Kecamatan Kuta Utara

  • Widiastuti N
  • Widiantari K
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The results of family planning services during the COVID-19 pandemic in national scale has decreasedin the number of contraceptive uses reaching 40% in almost all regions in Indonesia (BKKBN, 2020). This couldbe caused by various problems, including an increase in the number of unwanted pregnancies and baby booms orincrease of birth rate. This is due to the obstruction of access to services, delaying access to health facilities dueto fears of contracting COVID-19 and increasing of husband and wife sexual intercourse without usingcontraceptives that inducing pregnancy. Based on the results of Widiastuti's research in 2020, where a survey wasconducted to find out the description of family planning use during the pandemic in the North Kuta District, it wasfound that half of them (53.2%) of respondents were using contraceptives and almost half of them (46.8%) ofrespondents did not use contraception. One of the efforts to suppress the surge in baby births is through the FamilyPlanning program for couples of childbearing age. The aim of this community service is to provide knowledgeabout contraceptive tools and methods in suppressing the surge in baby births. The targets are women ofchildbearing age aged 15-45 years who have not used contraception or who use and do not make repeat visits asmany as 30 people. The implementation of the activity was carried out by assessing the level of understanding ofthe respondents by pre-testing through google forms, implementing counseling, family planning counseling andintroduction of contraceptives and evaluating the material by post-testing via google forms. The results of theactivity show that there is an increase in mother's knowledge about family planning tools and methods, which isexpected to influence the behavior of woman in using contraceptives so that they are expected to anticipate theoccurrence of baby boom.Hasil pelayanan komtrasepsi secara Nasional pada masa pandemi COVID-19 terjadi penurunan angkapenggunaan alat kontrasepsi yang mencapai 40% dan ini terjadi hampir diseluruh Provinsi di Indonesia (BKKBN,2020). Keadaan ini dapat menimbulkan masalah yang salah satunya dapat meningkatkan angka kelahiran (babyboom) dan kehamilan yang tidak diinginkan (unwanted pregnancy). Hal ini dikarenakan terbatasnya akseskepelayanan kesehatan, WUS menunda datang ke fasilitas kesehatan oleh karena khawatir tertular COVID-19dan aktifitas hubungan suami istri tanpa menggunakan alat kontrasepsi yang dapat beresiko terjadinya kehamilan.Berdasarkan hasil penelitian Widiastuti tahun 2020, dimana survey telah dilakukan untuk mengatahui gambaranpemakaian KB pada masa pandemi di wilayah Kecamatan Kuta Utara. Hasil penelitian tersebut didapatkansetengahnya yaitu 53,2% responden sedang menggunakan alat kontrasepsi dan hampir setengahnya yaitu 46,8%responden tidak menggunakan alat kontrasepsi. Salah satu upaya menekan lonjakan kelahiran bayi denganmelalui program Keluarga Berencana terhadap pasangan usia subur. Tujuan dari pengabdian masyarakat iniadalah untuk memberi pengetahuan tentang alat dan metode kontrasepsi dalam menekan lonjakan kelahiran bayi.Sasarannya adalah wanita pasangan usia subur berusia 15 – 45 tahun yang belum menggunakan kontrasepsi atauyang menggunakan dan tidak melakukan kunjungan ulang sebanyak 30 orang. Pelaksanaan kegiatan dilakukandengan mengkaji tingkat pemahaman responden dengan pre test melalui google formulir, pelaksanaanpenyuluhan, konseling KB dan pengenalan alat kontrasepsi dan mengevaluasi materi dengan post test melaluigoogle formulir. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang alat dan metode KB,diharapkan dapat mempengaruhi perilaku ibu dalam penggunaan alat kontrasepsi sehingga diharapkan dapatmengatisipasi terjadinya baby bomming.

Cite

CITATION STYLE

APA

Widiastuti, N. M. R., & Widiantari, K. (2021). Pendidikan Kontrasepsi Pada Wanita Pasangan Usia Subur Sebagai Upaya Antisipasi Baby Bomming Di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pasca Pandemi Covid-19 Di Wilayah Kecamatan Kuta Utara. Lontara Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 80–83. https://doi.org/10.53861/lomas.v2i2.247

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free