Perbedaan Harga Diri Pada Remaja Korban Cyberbullying Ditinjau Dari Jenis Kelamin

  • Adetya S
  • Viena Y
  • Wahyu Pradana A
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembengan teknologi dan komunikasi ditengah arus globalisasi merupakan hal yang tidak dapat dipungkiri bagi semua masyarakat di Indonesia, khususnya bagi kalangan remaja, penggunaan media sosial memungkinkan remaja untuk dapat terhubung dengan semua orang tanpa adanya batasan ruang dan waktu, selain itu media sosial juga dapat dijadikan wadah dalam pembelajaran, selain memiliki banyak dampak positif, penggunaan media sosial juga banyak memiliki dampak yang negatif, salah satunya adalah perilaku cyberbullying. Banyak dikalangan remaja yang menjadi korban dari perilaku cyberbullying, sehingga mempengaruhi keseharian korban, dan penghargaan diri yang dimiliki oleh korban. Subjek yang digunakan pada penelitian ini merupakan remaja, berusia 11-21 tahun, berdomisili dikawasan Kelurahan Penggilingan, Jakarta Timur. Hasil uji kategorisasi didapatkan bahwa perempuan lebih baik dalam menangani kasus penghargaan terhadap dirinya, dan mayoritas remaja yang pernah atau sedang menjadi korban cyyberbullying memiliki tingkat penghargaan diri yang baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Adetya, S., Viena, Y., & Wahyu Pradana, A. (2023). Perbedaan Harga Diri Pada Remaja Korban Cyberbullying Ditinjau Dari Jenis Kelamin. Social Philanthropic, 2(1), 36–43. https://doi.org/10.31599/sp.v2i1.2737

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free