Abstract
Village Expansion and Its Implication towords Socio-Cultural Life of the Society ( A Study at ‘Kundi Bersatu’ Society Simpang Teritip Sub-District West Bangka Regency). (Supervised by Ibrahim and Jamilah Cholillah). Village expansion is one of a series of regional autonomy processes to create some areas into section so that the process of governance can work effectively and efficiently. The implementation of village expansion makes the separation of society life into three administrative regions. This research aims to analyze and identify village expansion and its implication towords socio-cultural life of the society. The theory used to analyze village expansion and its implication towords socio-cultural life of the society is theory social capital by James Coleman about relationship structure and network. Social capital is a relationship and network to tie individual relationships within a society. In other words, these relationship structure and network facilitate actor or people to be able to work together to achieve certain interests. The type and approach in this research were descriptive qualitative research using data collecting technique in the form of direct observation, unstructured interview, and documentation. Based on the field research that shows the implementation of village expansion that happens on the society of ‘Kundi Bersatu’ does not have significant impact on socio-cultural life of the society. It is seen from the condition of society life before and after village expansion, where social conditions of society tend not to change, so that society life still united. It is seen from the strenght of social solidarity of the society and the custom still preserved well after village expansion. There are some factors that influence the implication of village expansion in socio cultural society life consisted of internal factor including custom factor, religion, and kinship ties. External factor consisted of geographical factor and natural resources as joint assets.Perluasan Desa dan Implikasinya pada Kehidupan Sosial-Budaya Masyarakat (Studi di Masyarakat 'Kundi Bersatu' Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat). (Dibimbing oleh Ibrahim dan Jamilah Cholillah). Perluasan desa adalah salah satu dari serangkaian proses otonomi daerah untuk membuat beberapa wilayah menjadi bagian sehingga proses pemerintahan dapat bekerja secara efektif dan efisien. Implementasi perluasan desa menjadikan pemisahan kehidupan masyarakat menjadi tiga wilayah administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi perluasan desa dan implikasinya terhadap kehidupan sosial-budaya masyarakat. Teori yang digunakan untuk menganalisis perluasan desa dan implikasinya terhadap kehidupan sosial-budaya masyarakat adalah teori modal sosial oleh James Coleman tentang struktur hubungan dan jaringan. Modal sosial adalah hubungan dan jaringan untuk mengikat hubungan individu dalam suatu masyarakat. Dengan kata lain, struktur hubungan dan jaringan ini memfasilitasi aktor atau orang untuk dapat bekerja sama untuk mencapai minat tertentu. Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian lapangan yang menunjukkan implementasi perluasan desa yang terjadi pada masyarakat 'Kundi Bersatu' tidak memiliki dampak signifikan pada kehidupan sosial-budaya masyarakat. Ini terlihat dari kondisi kehidupan masyarakat sebelum dan sesudah perluasan desa, di mana kondisi sosial masyarakat cenderung tidak berubah, sehingga kehidupan masyarakat tetap bersatu. Itu terlihat dari kekuatan solidaritas sosial masyarakat dan adat istiadat yang masih terpelihara dengan baik setelah perluasan desa. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi implikasi perluasan desa dalam kehidupan sosial budaya masyarakat yang terdiri dari faktor internal termasuk faktor adat, agama, dan ikatan kekerabatan. Faktor eksternal terdiri dari faktor geografis dan sumber daya alam sebagai aset bersama.
Cite
CITATION STYLE
Prayoga, R. (2017). Ekspansi Desa dan Implikasinya Terhadap Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat: (Studi Pada Masyarakat “Kundi Bersatu” Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka). Society, 5(2), 84–99. https://doi.org/10.33019/society.v5i2.56
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.