Abstract
Teks Carakabasa adalah salah satu teks yang terdapat pada naskah Kempalan Serat Piwulang. Teks ini berisi tentang ajaran tata krama berbahasa, aturan penggunaan sesuai dengan kedudukan lawan bicara. Penelitian ini bertujuan untuk membuat inventarisasi naskah Kempalan Serat Piwulang, membuat deskripsi naskah Kempalan Serat Piwulang, mentransliterasi teks Carakabasa, menyunting teks Carakabasa, menerjemahankan teks Carakabasa, dan mendeskripsikan implementasi isi teks Carakabasa tentang unggah-ungguh seorang utusan Raja pada ketoprak berjudul Warok Suromenggolo (Suminten Edan). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian filologi. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan pengamatan langsung. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif. Pengesahan data dalam penelitian ini dengan cara validitas semantik dan reliabilitas intrarater. Dalam teks Carakabasa difokuskan pada unggah-ungguh seorang utusan di depan raja, diimplementasikan dengan penggunaaan bahasa yang baik ketika berbicara dengan orang yang derajatanya lebih tinggi, tata cara duduk di depan raja yaitu dengan bersila, menundukan kepala, dan badan tetap tegap, raut muka yang baik, waspada dalam perkataan, mengatakan yang seperlunya dan tidak banyak tingkah.
Cite
CITATION STYLE
Saputri, I. I., & Anisa, A. (2021). Implementasi unggah-ungguh di depan raja dalam Teks Carakabasa pada ketoprak Warok Suromenggolo. Kejawen, 1(2), 126–138. https://doi.org/10.21831/kejawen.v1i2.46533
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.