Abstract
Ekowisata Mangrove Batu Lumbang memiliki beragam potensi alam, budaya dan sosial. Namun, hal tersebut tidak diiringi dengan kesiapan sarana, prasarana dan fasilitas yang dimiliki. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan potensi yang dimiliki Batu Lumbang menjadi destinasi wisata. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap empat informan yaitu pihak pengelola, nelayan dan dua pengunjung. Observasi lokasi dilakukan langsung ke lokasi dengan melakukan kegiatan susur hutan bakau menggunakan kano. Analisis dokumen dilakukan guna melengkapi data yang diperlukan dari publikasi. Pengumpulan, pengolahan dan analisis data dilakukan berdasarkan komponen pariwisata attraction, accessibility, amenity, package, activities, ancillary. Simpulan penelitian ini mengungkapkan Batu Lumbang memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata. Namun berbagai kendala yang telah diungkapkan melalui pendekatan 6A mengharuskan pihak pengelola berupaya optimal untuk melengkapi sarana prasarana dan fasilitas kawasan berdasarkan konsep ekowisata dan pariwisata berkelanjutan. Pengelolaan destinasi pariwisata yang tepat dan berkelanjutan akan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Cite
CITATION STYLE
Benazira, A. (2023). Potensi Ekowisata Mangrove Batu Lumbang Sebagai Destinasi Wisata di Tahura Bali. Jurnal Akademi Pariwisata Medan, 11(2). https://doi.org/10.36983/japm.v11i2.491
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.