Abstract
Kasus pertama subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia diberitakan secara intensif oleh media-media arus utama di Indonesia. Dalam dua minggu sejak kasus tersebut muncul, beragam jaringan wacana yang terkait dengan kasus ini terus berkembang. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji apa saja tipologi jaringan wacana yang dikonstruksikan oleh para komunikator publik yang merespons kasus subvarian Omicron BA.4 dan BA.5, sebagaimana dilaporkan oleh media daring pada 9 hingga 16 Juni 2022. Data-data yang bersumber dari media daring tersebut dianalisis dengan menggunakan metode analisis jaringan wacana, word cloud dan cross tabulasi. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga jenis tipologi jaringan wacana yang dikemukakan oleh empat kelompok aktor yaitu pemerintah pusat dan daerah, Satgas Covid-19, TNI dan Komisi IX DPR RI. Dua jenis jaringan wacana yaitu jaringan wacana penanganan subvarian Omicron baru dan jaringan wacana lepas masker di luar ruang dikemukakan oleh kelompok aktor pertama, kedua dan ketiga. Wacana lepas masker ini menjadi polemik dan memunculkan tipologi jaringan wacana yang ketiga dari Komisi IX DPR RI yang meminta kebijakan tersebut agar dicabut.
Cite
CITATION STYLE
Edvra, P. A., & Ahmad, N. (2023). Tipologi Jaringan Wacana dan Komunikator Publik dalam Berita Omicron Baru di Media Online. Jurnal Riset Komunikasi, 6(1), 58–79. https://doi.org/10.38194/jurkom.v6i1.698
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.