SIRIK DAN WASILAH DALAM AL-QUR'AN Sebuah Kajian Syar'iyyah Berdasarkan Metode Tafsir Maudhu'i

  • Hamang M
N/ACitations
Citations of this article
174Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Syirik merupakan virus teologik yang paling berbahaya. Dalam al-Qur'an kata Syirik diitsbatkan sebagai sesesat-sesat kesesatan, sebesar-besar dosa besar dan seagung-agung kejaliman. Syirik dapat beraktual besar Syirik (al-Syirik al-Akbar), syirik kecil (al-Syirik al-Ashgar) dan syirik tersembunyi (al-Syirik al-Khafiy). Dalam aktualisasi keagamaan umat, seringkali seseorang melakukan berbagai bentuk amalan yang dipa-hami dan diyakininya sebagai wasilah yang bersifat dan bernilai ibadah, yang dapat mendekatkan diri kepada Tuhan Rabbul `Alamin, padahal sesungguh-nya tidak termasuk bentul wasilah yang diajarkan Islam dalam rangka taqarrub ilallah, bahkan boleh jadi tergolong sebuah tindakan syirik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hamang, M. N. (2016). SIRIK DAN WASILAH DALAM AL-QUR’AN Sebuah Kajian Syar’iyyah Berdasarkan Metode Tafsir Maudhu’i. Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah, 1(1). https://doi.org/10.30984/as.v1i1.189

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free