Abstract
Abstrak Penelitian ini membahas tentang hubungan antara kearifan lokal Sunda, yaitu pandangan orang Sunda mengenai kehidupan yang berkonsep Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh , dengan Pancasila sebagai ideologi dan falsafah negara, khususnya Pancasila sila ke-3, yaitu "Persatuan Indonesia". Konsep kearifan lokal yang berbunyi Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh ini memiliki makna yaitu saling asah (belajar), asih (peduli), dan asuh ( menyayangi). Makna ini pun memiliki pesan tersirat yang sama dengan Pancasila sila ke-3, "Persatuan Indonesia", yaitu ingin menanamkan sifat persatuan pada tiap-tiap individu. Judul penelitian ini adalah Kaitan Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh dengan Sila ke-3 Pancasila sebagai Ideologi Negara dan Falsafah Negara. Kemudian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui hubungan antara Pancasila, khususnya sila ke-3 dengan kearifan lokal Sunda, Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh . Metode pengumpulan data yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode deskriptif atau content analysis . Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk penelitian ini adalah observasi dan studi dokumen. Hasil yang kami peroleh dari riset ini adalah ada kaitan dari budaya Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh dengan Pancasila sila ke-3 yang dapat dilihat dari kesamaan makna dan tujuannya Keduanya memiliki makna untuk menjunjung tinggi kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa. Lalu, keduanya juga memiliki tujuan untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Terakhir, manfaat yang bisa didapatkan dari penelitian ini adalah kita dapat mengimplementasikan budaya Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh yang berkaitan dengan Pancasila sila ke-3 di kehidupan sehari-hari. kata kunci: kaitan, kearifan lokal Sunda, Pancasila sila ke-3 A bstract This study discusses the relations between Sundanese local wisdom which is the Sundanese people's view of life with the concepts of Silih Asih, Silih Asah, and Silih Asuh, with Pancasila as the ideology and philosophy of the state, especially the 3rd Pancasila principle, “Persatuan Indonesia". The concept of local wisdom, Silih Asih, Silih Asah, and Silih Asuh has the meaning of mutual learning (asah), caring (asih), and loving (asuh). It also has the same implied message as the 3rd Pancasila principle, "Persatuan Indonesia", which is to instill the nature of unity in each individual. The title of this research is Kaitan Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh dengan Sila ke-3 Pancasila sebagai Ideologi Negara dan Falsafah Negara. Then, the purpose of this research is to analyze and find out the relations between Pancasila, especially the 3rd principle with Sundanese local wisdom, Silih Asih, Silih Asah, and Silih Asuh. The data collection method used for this research is descriptive method or content analysis. Data collection techniques used for this research are observation and document study. The results we obtained from this research, there are a link or relation between the culture of Silih Asih, Silih Asah, and Silih Asuh with the 3rd Pancasila principle which can be seen from the similarity of meanings and purpose. Both have the meaning to uphold togetherness, unity and national unity. Then, both of them also have the goal of creating a harmonious social life. Finally, the benefit that can be obtained from this research is we implement the culture of Silih Asih, Silih Asah, and Silih Asuh related to the 3rd Pancasila principle in everyday life. keywords: Relation, Sundanese local wisdom, The third Pancasila principle
Cite
CITATION STYLE
Alhafizh, M. F., Effendi, C., Musthofa, R. F., & Najmura, T. A. (2021). KAITAN SILIH ASIH, SILIH ASAH, DAN SILIH ASUH DENGAN SILA KE-3 PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA DAN FALSAFAH NEGARA. Jurnal Kewarganegaraan, 5(2), 671–680. https://doi.org/10.31316/jk.v5i2.1975
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.