Abstract
Mbaru Niang merupakan rumah adat di Wae Rebo berbentuk rumah kerucut dengan jumlah tujuh buah dan memiliki eksotisme tersendiri, pembahasan diberbagai kalangan selalu menitik beratkan pada arsitektural Mbaru Niang sebagai fokus utama, sedangkan penelitian tentang ruang dalam pada bangunan bagaimana fungsi setiap tingkatan ruang, makna dibalik bentukan ruang dan sebagainya, belum banyak disentuh. Bagi masyarakat Wae Rebo, Mbaru Niang adalah bagian dari diri mereka sendiri, setiap tingkatan ruang pada Mbaru Niang mempunyai fungsi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk memperkaya data analisa, dan menambah wawasan bagi generasi penerus, bagaimana fungsi ruang pada setiap lantai dari Mbaru Niang. Metode semiotika dari Pierce digunakan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi setiap tanda dari makna-makna melalui jenis objeknya yaitu ikon, indeks, dan simbol. Hasil dari metode Piercian yang menggunakan ketiga objek diatas dapat memberikan kesimpulan bagaimana fungsi a ruang pada suatu Mbaru Niang terutama Mbaru Gendang.
Cite
CITATION STYLE
Karolus Torto Tandi, & Ir. I Ketut Adhimastra, M.Erg. (2020). PROSES PEMBANGUNAN DAN FUNGSI RUANG RUMAH NIANG DI DESA WAE REBO. Jurnal Anala, 7(1), 17–23. https://doi.org/10.46650/anala.7.1.998.17-23
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.