Asosiasi jenis burung dengan pohon mahoni (Swietenia mahagoni) di hutan kota Arboretum Buperta Cibubur Jakarta Timur Indonesia

  • Cahyati F
  • Suhendi A
  • Ardyanti D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Burung memanfaatkan pohon sebagai tempat untuk melakukan aktivitasnya. Pohon mahoni merupakan pohon yang mendominasi kawasan Hutan Kota Arboretum Buperta Cibubur. Penelitian tentang asosiasi jenis burung dengan pohon mahoni di Hutan Kota Arboretum Buperta Cibubur, Jakarta Timur untuk mengetahui seberapa besar pemanfaatan pohon mahoni oleh burung. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik point count dan titik penelitian sebanyak 14 plot dengan jarak masing-masing 50 meter. Lokasi penelitian dipilih secara purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder, dengan mengamati langsung burung di pohon mahoni kemudian mencatat setiap kegiatan dilakukan dalam waktu 15 menit untuk setiap plot penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 jenis burung, jenis asosiasi berdasarkan hasil analisis menunjukkan aosiasi negatif. Hasilnya asosiasi tertinggi terdapat pada Dicaeum trochileum dengan nilai asosiasi 0,140, dan nilai asosiasi terendah yaitu 0,001. Burung menggunakan pohon mahoni dengan frekuensi paling tinggi sebagai tempat bertengger yaitu Dicaeum trochileum. Kata kunci: Asosiasi burung, Pohon mahoni (Swietenia mahagoni), Burung Urban

Cite

CITATION STYLE

APA

Cahyati, F. N., Suhendi, A., Ardyanti, D. S., Aini, S. A., Rusdi, & Isfaeni, H. (2021). Asosiasi jenis burung dengan pohon mahoni (Swietenia mahagoni) di hutan kota Arboretum Buperta Cibubur Jakarta Timur Indonesia. Proceeding of Biology Education, 4(1), 130–138. https://doi.org/10.21009/pbe.4-1.12

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free