Abstract
Pada 2015-2016, pemberitaan di media online terkait isu jihad berkembang signifikan, ditandai dengan munculnya berbagai situs keagamaan. Namun, dalam konteks Indonesia, terdapat Belum banyak literatur yang secara khusus mengupas hubungan ideologi media online dengan isu agama. Untuk mengisi gap tersebut, artikel ini bertujuan untuk menganalisis framing media online Islami terkait isu jihad. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif untuk menganalisis isu jihad di media online. Teori framing Entman yang diterapkan dalam penelitian ini antara lain jihad sebagai perang, peningkatan kesejahteraan, jihad berbahaya, penegakan syariat Islam, dan jihad melawan penguasa. Penelitian difokuskan pada empat situs Islam Arrahmah.com, Hidayatullah, Hizbut Tahrir Indonesia, NU online dan Republika online dari tahun 2015-2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arrahmah menggambarkan jihad dalam rangka perang menegakkan hukum Allah, sedangkan Hidayatullah.com membingkai jihad sebagai perang yang sesungguhnya. Hidayatullah fokus pada pembebasan tanah-tanah Muslim terkait konflik di Rohingya dan Palestina. Sebagai perbandingan, NU Online mengangkat jihad untuk kesejahteraan masyarakat. Salah satu yang terbesar kerangkanya adalah bela negara untuk kesejahteraan masyarakat, pemberantasan kebodohan dan kemiskinan, serta jihad anti korupsi. Di media keempat, Republika online menekankan kesejahteraan sosial dan jihad dan mendorongnya ke berita lain. Dari analisis tersebut, isu jihad dibingkai secara berbeda oleh media Islam online. Akibatnya, perbedaannya terletak pada pemilihan acara, frekuensi judul berita, penekanan pada pemilihan kata, contoh, dan ilustrasi.
Cite
CITATION STYLE
Suprabowo, I. (2020). Islamic Movement Global Jihad: Analysis of Online Media Framing. Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies, 20(2). https://doi.org/10.18196/aiijis.2020.0123.249-262
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.