Abstract
Pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit di RS sangat penting karena interaksi antara pasien yang sehat dan pasien yang sakit meningkatkan risiko penularan penyakit. Studi pendahuluan di RSI Surabaya Jemursari menunjukkan masih ditemukan beberapa macam jenis vektor dan binatang pembawa penyakit serta beberapa keluhan terkait keberadaannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepadatan vektor dan binatang pembawa penyakit yang berada di rumah sakit sesuai Permenkes No.2 Tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dengan waktu satu bulan penelitian. Sampel dalam penelitian ini meliputi nyamuk, lalat, kecoa, dan tikus di area rawat inap dengan keluhan, instalasi gizi, TPS domestik dan limbah B3, taman, serta kantin/café dengan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, pengukuran, dan wawancara dengan petugas pest control serta sanitasi RS, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan indeks populasi lalat di instalasi gizi, TPS limbah B3, dan kantin/café = 0% memenuhi, namun di TPS domestik >2 ekor tidak memenuhi syarat. Kepadatan nyamuk berdasarkan indeks populasi habitat=0% dan container index=0% memenuhi syarat, tetapi jentik masih ditemukan di TPA luar bangunan RS. Indeks populasi kecoa=1 memenuhi syarat, sementara kepadatan tikus berdasarkan success trap= 49% tidak memenuhi syarat. Pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit di RSI Surabaya Jemursari tergolong baik berdasarkan indikator kepadatan dan metode pengendalian yang diterapkan. Meski sebagian lokasi menunjukkan hasil belum memenuhi syarat, upaya monitoring, evaluasi, serta pengendalian fisik, kimia, biologi, dan lingkungan telah dilaksanakan secara terpadu. Perbaikan desain TPS domestik, pemanfaatan tanaman pengusir vektor, intensifikasi monitoring area non-layanan, dan edukasi berkala disarankan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian.
Cite
CITATION STYLE
Cahyaning, N. E., Suryono, H., Rustanti, I., Hermiyanti, P., & Setiyadi, F. (2025). Analisis Tingkat Kepadatan Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit di RSI Surabaya Jemursari Tahun 2025. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 25(2), 211–226. https://doi.org/10.32382/sulo.v25i2.1606
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.