KARAKTERISASI BIOPLASTIK DARI PELEPAH KELAPA SAWIT DENGAN PENAMBAHAN VARIASI PERBANDINGAN MAIZENA DAN GLISERIN

  • Ramadhan A
  • Wardana D
  • Rahayu R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai karakterisasi bioplastik dari pelepah kelapa sawit yang bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan variasi perbandingan maizena dan gliserin pada sampel. Dimana pelepah kelapa sawit yang mengandung selulosa, dalam penelitian ini telah disintesis menjadi bioplastik melalui proses delignifikasi dan bleaching cacahan pelepah kelapa sawit kering. Selulosa yang didapat diasetilasi untuk mengubahnya menjadi selulosa asetat. Selulosa asetat yang terbentuk selanjutnya disintesis dengan penambahan berbagai variasi perbandingan maizena dan gliserin. Karakterisasi bioplastik dilakukan dengan menggunakan alat universal testing machine yang meliputi kuat tarik dan elongasi, sedangkan untuk uji degradasi menggunakan metode gravimetri. Dari hasil pengujian, didapatkan nilai kuat tarik, elongasi dan degradasi tertinggi secara berurut yaitu sebesar 8,96 MPa, 23,61 % dan 91 %.Kata kunci : Bioplastik, Pelepah Kelapa sawit, Maizena, Gliserin, Karakterisasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ramadhan, A., Wardana, D., Rahayu, R., Fadhilla, V., Manalu, Y. S., & Eddiyanto, E. (2018). KARAKTERISASI BIOPLASTIK DARI PELEPAH KELAPA SAWIT DENGAN PENAMBAHAN VARIASI PERBANDINGAN MAIZENA DAN GLISERIN. EINSTEIN E-JOURNAL, 5(2). https://doi.org/10.24114/einstein.v5i2.11836

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free