Abstract
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Kaliori Banyumas merupakan TPA non aktif yang masih terdapat timbunan sampah dan air lindi di lokasinya. Untuk mengetahui kualitas air di lingkungan tersebut, maka telah dilakukan penelitian untuk mengkaji polutan organik Biochemical Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) dalam air lindi, air sumur dan air sungai. Penentuan kadar BOD dan COD ditentukan masing- masing sesuai metode SNI 6989.72:2009 dan SNI 6989.15:2019. Berdasakan hasil pengujian, kadar COD air lindi melebihi baku mutu berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No. P59/Menlhk/Setjen/kum.1/7/2016, dan kadar BOD masih berada di bawah ambang batas maksimal yang ditetapkan. Sedangkan untuk air sumur, hanya air sumur dengan kode SUM3 dan SUM5 yang memenuhi kualitas air kelas pertama dilihat dari parameter BOD dan COD berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No.82 Tahun 2001, dan masih diperbolehkan sebagai air baku untuk air minum. Selain itu, air sumur dengan kode SUM2, SUM3, SUM4 dan SUM5 masih aman jika digunakan untuk prasarana mandi, cuci dan kakus karena memenuhi nilai baku mutu air kelas kedua. Nilai BOD dan COD dalam air sungai tidak memenuhi kualitas air yang bagus, baik kelas satu, dua, tiga maupun kelas empat berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No.82 Tahun 2001. Rasio BOD/COD yang diperoleh sebesar 0,9 memungkinkan untuk dilakukan biodegradasi guna menghasilkan air yang lebih baik kualitasnya.
Cite
CITATION STYLE
Royani, S., Fitriana, A. S., Enarga, A. B. P., & Bagaskara, H. Z. (2021). KAJIAN COD DAN BOD DALAM AIR DI LINGKUNGAN TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) SAMPAH KALIORI KABUPATEN BANYUMAS. Jurnal Sains &Teknologi Lingkungan, 13(1). https://doi.org/10.20885/jstl.vol13.iss1.art4
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.