KEMATANGAN EMOSI DAN PERSEPSI TERHADAP PERNIKAHAN PADA DEWASA AWAL: Studi Korelasi pada Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro

  • Lybertha D
  • Desiningrum D
N/ACitations
Citations of this article
300Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dengan persepsi terhadap pernikahan pada usia dewasa awal. Populasi dalam penelitian berjumlah 745 mahasiswa. Sampel penelitian berjumlah 238 mahasiswa, sampel ditentukan dengan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dengan dua skala, yaitu Skala Persepsi terhadap Pernikahan (27 aitem, α = 0,937) dan Skala Kematangan Emosi (32 aitem, α = 0,895). Hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan koefisien korelasi rxy = 0,351 dengan p = 0,00 (p < 0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif antara kematangan emosi dengan persepsi terhadap pernikahan. Semakin tinggi tingkat kematangan emosi maka akan semakin positif persepsi terhadap pernikahan dan semakin rendah tingkat kematangan emosi maka akan semakin negatif persepsi terhadap pernikahan. Kematangan emosi memberikan sumbangan efektif sebesar 12,4% pada persepsi terhadap pernikahan, sedangkan 87,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lybertha, D. P., & Desiningrum, D. R. (2016). KEMATANGAN EMOSI DAN PERSEPSI TERHADAP PERNIKAHAN PADA DEWASA AWAL: Studi Korelasi pada Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Jurnal EMPATI, 5(1), 148–152. https://doi.org/10.14710/empati.2016.15094

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free