Abstract
Lansia merupakan tahap akhir dari siklus kehidupan manusia. Pada lanjut usia terjadi kemunduran fungsi tubuh dimana salah satunya adalah kemunduran fungsi kerja pembuluh darah. analisis data dilakukan dengan cara mengelompokkan data yang didapatkan dari hasil pengkajian, kemudian dilakukan analisis berdasarkan data subjektif dan objektif sehingga dapat ditemukan diagnosis keperawatan. Langkah selanjutnya adalah dengan menyusun rencana keperawatan, melakukan implementasi, evaluasi dan dokumentasi keperawatan. Sesuai dengan hasil pengkajian Ny.T mengalami hipertensi dengan hasil Tekanan Darah 220/100 mmHg , dengan keluhan nyeri dan cengeng di sekitar leher bagian belakang. Didapatkan diagnosa keperawatan yaitu nyeri kronis berhubungan dengan agen cidera fisiologis dan gangguan pola tidur berhubungan dengan kurang kontrol tidur, kemudian disusunlah rencana keperawatan dengan intervensi manajemen nyeri dan dukungan tidur, lalu implementasi yang dilakukan adalah pendidikan kesehatan tentang pengendalian tekanan darah tinggi yang menyebabkan nyeri pada leher, serta kompres hangat untuk mengurangi rasa nyeri pada leher bagian belakang. Untuk gangguan pola tidur dianjurkan untuk memodifikasi lingkungan seperti pencahayaan, kebersihan tempat tidur, dan suhu ruangan.
Cite
CITATION STYLE
Puput Kusdiana, & Madyo Maryoto. (2023). ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA PADA NY.T DENGAN MASALAH HIPERTENSI DI PPSLU DEWANATA CILACAP. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(11), 4381–4398. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i11.6162
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.