Pengolahan Limbah Krom menggunakan Limbah Kulit Kacang Tanah

  • Udyani K
  • Purwaningsih D
  • Wafa M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The metal coating industry produces waste water containing chromium metal in concentrations large enough so that it will be dangerous if disposed of directly without being processed first. The aim of this study was to determine the effect of peanut shell activation, biosorbent weight, and contact time for chromium metal removal. Then peanut shells are activated using H2SO4 0.05 M. Furthermore, peanut shells used as biosorbents are weighed as much as 1, 2, 3, 4 and 5% of the weight of industrial liquid waste that has been determined. Then the stirring process is carried out with a speed of 150 rpm with a contact time of 30, 60 and 90 minutes. After that the mixture is filtered and the total chrome metal is analyzed. Based on the results of the study it can be concluded that biosorbents from acid-activated peanut peels can reduce chrome metal by 62.23% while biosorbents without activation are able to reduce chrome metal by 42.92%. The best results of biosorbent on chromium removal were obtained on the addition of biosorbent weight of 5: 100 at a contact time of 60 minutes with a stirring speed of 150 rpm which was 83.38%.ABSTRAKIndustri pelapisan logam menghasilkan limbah cair yang mengandung logam krom dalam konsentrasi yang cukup besar sehingga akan berbahaya jika dibuang langsung tanpa diolah terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivasi kulit kacang tanah, berat biosorben, dan lama waktu kontak terhadap removal logam krom pada air limbah. Penelitian ini diawali dengan mengoven kulit kacang tanah dengan suhu 1050C, kemudian diblender dan diayak sehingga mendapatkan ukuran 100 mesh. Kemudian kulit kacang tanah diaktivasi menggunakan H2SO4 0,05 M. Selanjutnya kulit kacang tanah digunakan sebagai biosorben ditimbang sebanyak 1, 2, 3, 4 dan 5 % terhadap berat limbah cair industri yang telah ditentukan. Selanjutnya dilakukan proses pengadukan dengan kecepatan 150 rpm dengan lama waktu kontak 30, 60 dan 90 menit. Setelah itu campuran disaring dan hasil filtrat dianalisa logam krom totalnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa biosorben dari kulit kacang tanah teraktivasi asam mampu menurunkan logam krom sebesar 62,23% sedangkan biosorben tanpa aktivasi mampu menurunkan logam krom 42,92%. Hasil terbaik biosorben terhadap removal krom diperoleh pada penambahan berat biosorben sebesar 5:100  pada lama waktu kontak 60 menit dengan kecepatan pengadukan 150 rpm yaitu 83,38%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Udyani, K., Purwaningsih, D. Y., Wafa, M. A., & Kholili, M. R. (2020). Pengolahan Limbah Krom menggunakan Limbah Kulit Kacang Tanah. Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Dan Teknik Kimia, 5(1), 74. https://doi.org/10.33366/rekabuana.v5i1.1659

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free