Efektivitas Range Of Motion (ROM) Aktif dan Latihan Isometrik Terhadap Kekuatan Otot Ekstremitas Bawah Pada Lansia

  • Lubis Z
N/ACitations
Citations of this article
61Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penurunan kekuatan otot dapat menimbulkan penurunan kemampuan fungsional pada lansia kerana kekuatan otot mempengaruhi hampir setiap aktivitas sehari-hari. Sehingga diperlukan latihan untuk memperbaiki tingkat kemampuan menggerakkan persendian secara normal untuk meningkatkan massa otot dan tanus otot, bentuk latihan yang di anjurkan untuk lansia adalah latihan range of motion (ROM) dan latihan Isometrik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Eksperiment dengan menggunakan rancangan Non-equivalent Control Grup Design. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh pemberian latihan Range of Motion (ROM) Aktif terhadap kekuatan otot ekstremitas bawah (p value: 0,005 0,05). Terdapat pengaruh pemberian latihan Isometrik terhadap kekuatan otot ekstremitas bawah (p value: 0,025 0,05). Kesimpulan Latihan Range of Motion (ROM) Aktif lebih efektif meningkatkan kekuatan otot dibandingkan dengan Latihan Isometrik (Z = -2,195). Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar lebih optimal dalam memberikan latihan Range of Motion (ROM) Aktif dan Latihan Isometrik untuk meningkatkan kekuatan otot pada lansia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lubis, Z. (2021). Efektivitas Range Of Motion (ROM) Aktif dan Latihan Isometrik Terhadap Kekuatan Otot Ekstremitas Bawah Pada Lansia. JURNAL SOCIAL LIBRARY, 1(3), 150–159. https://doi.org/10.51849/sl.v1i3.57

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free