Petungan sebagai Sistem Ukuran dalam Desain Komunikasi Visual Jawa

  • Harnoko I
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Golden Ratio sering dipakai untuk mencari komposisi yang ideal baik dalam dunia arsitektur dan juga desain komunikasi visual. Sepintas seperti tidak ada masalah dengan menggunakan golden ratio sebagai tolak ukur pecarian proporsi dan komposisi ideal, namun bila mengukur proporsi dan komposisi ideal desain yang bersifat keNusantaraan dengan menggunakan golden ratio menjadi terasa aneh. Seakan Indonesia yang memiliki kekayaan budaya begitu banyak harus meng”import” ilmu dari luar untuk mengukur proporsi ideal karya Nusantara. Petungan ilmu ukur dari Primbon yang diciptakan oleh arsitek Prof. Dr. Ir. Josep Prijotomo menjadi salah satu jalan keluar dalam pencarian proporsi ideal yang bersifat keNusantaraan. Metode pencocokan yang diambil dari disertasi Prijotomo dipakai juga dalam proses pencocokan antara ilmu arsitektur, dkv dan gambar wayang Jawa. Hasil dari pencocokan tersebut memperlihatkan bahwa rumus arsitektur primbon dapat juga digunakan dalam proporsi wayang Jawa. Hasil temuan tersebut membuat penemuan prinsip baru dalam desain grafis Jawa. Dalam penulisan ini penulis melanjutkan hasil penemuannya dengan mengkoreksi ukuran kertas yang biasa dipakai secara standard internasional untuk kop surat A4 (21x29,7 cm) dengan cara pola penghitungan sesuai petungan. Katakunci:Petungan, Proporsi, Golden Section, Pencocokan

Cite

CITATION STYLE

APA

Harnoko, I. (2016). Petungan sebagai Sistem Ukuran dalam Desain Komunikasi Visual Jawa. Jurnal Desain, 4(01), 38. https://doi.org/10.30998/jurnaldesain.v4i01.913

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free