Abstract
Studi ini menggunakan salahsatu metode geofisika, geolistrik, yang memberikan informasi bawah permukaan secara spasial berdasarkan sebaran nilai resistivitas. Pengukuran vertical electrical sounding (konfigurasi schlumberger) dilakukan pada 5 titik di Desa Sungai Buluh Kecamatan Bulian Kabupaten Batanghari untuk mendapatkan nilai resistivitas. Model bawah permukaan didapatkan melalui inversi data resistivitas 1-D yang kemudian dikorelasikan dengan data coring yang tersedia di dekat titik pengukuran terkait litologi. Berdasarkan model yang didapat, sebaran nilai resistivitas berada pada rentang nilai 42,5 ohm.m – 1421 ohm.m dengan kedalaman target rata-rata 30,94 m. Resistivitas tinggi (154 ohm.m – 297 ohm.m) diidentifikasi sebagai batubara sub bituminous. Berdasarkan identifikasi lapisan, ditemukan 2 seam batubara dimana seam 1 teridentifikasi pada seluruh titik pengukuran dengan rata-rata ketebalan 1,74 m dan dan kedalaman 13,50 m sedangkan seam 2 hanya terdapat 4 titik pengukuran dengan rata-rata ketebalan 3,325 m dan kedalaman 25,10 m. Disimpulkan bahwa metode geolistrik cocok digunakan dalam identifikasi lapisan batubara dengan resolusi dan akurasi yang baik.
Cite
CITATION STYLE
Resta, I. L., & Novrianti, R. (2023). IDENTIFIKASI LAPISAN BATUBARA MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER DI LAPANGAN X KECAMATAN BULIAN KABUPATEN BATANGHARI. JOURNAL ONLINE OF PHYSICS, 8(2), 82–89. https://doi.org/10.22437/jop.v8i2.23979
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.