Abstract
Daging babi merupakan salah satu komoditas penting ditinjau dari aspek gizi, sosial budaya, dan ekonomi, Maka dari itu ketersediaan daging yang aman, sehat dan utuh merupakan perwujudan kongkrit bagi setiap konsumen daging di pasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas daging babi bali yang dipotong di rumah pemotongan tradisional Desa Penatih, Denpasar ditinjau dari uji subjektif (warna, bau, konsistensi, dan tekstur). Sampel dalam penelitian ini menggunakan daging babi bali jantan berumur tiga bulan dari tiga lokasi otot berbeda. Pengumpulan data uji organoleptik daging babi bali jantan dilakukan oleh 10 orang panelis menggunakan panca indra dengan metode pengamatan dan pemberian skor pada tiga lokasi daging terhadap warna, bau, konsistensi, dan tekstur daging. Data yang diperoleh dianalisis dengan Uji Kruskal-Wallis dan apabila terdapat perbedaan yang nyata, maka dilanjutkan dengan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji organoleptik (warna, bau, konsistensi, dan tekstur) daging babi bali yang dipotong di rumah pemotongan tradisional Desa Penatih, Denpasar dari tiga lokasi otot yang berbeda (regio femoralis, regio vertebralis thoracis, regio abdominalis lateralis) menunjukkan hasil tidak berbeda nyata (P>0,05), berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa kualitas daging babi bali yang diuji secara organoleptik yang diambil pada tiga lokasi otot yang berbeda menunjukan kondisi nilai organoleptik pada penelitian ini adalah baik, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait kualitas organoleptik daging babi bali berdasarkan jenis kelamin dan umur berbeda sebagai data dasar dari kualitas daging babi bali.
Cite
CITATION STYLE
Arimbhawa, I. G. N. P., Tenaya, I. W. M., & Sukada, I. M. (2022). Kualitas Fisik Daging Babi Bali. Buletin Veteriner Udayana, 437. https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i03.p12
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.