PENGEMBANGAN POTENSI KEBUDAYAAN MELALUI SENI KARAWITAN JAWA SEBAGAI POLA KOMUNIKASI MASYARAKAT DESA MOJOAGUNG PATI JAWA TENGAH

  • Safitri P
  • Muhaiminan A
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengelolaan dan pengembangan kebudayaan seni karawitan Jawa memerlukan perhatian khusus, karena Mojoagung memiliki ikon kebudayaan sebagai bagian potensial yang mampu dimanfaatkan desa sebagai daya tarik dan wujud pelestarian budaya. Desa memiliki kewenangan penuh agar budaya karawitan letap lestari di tengah gempuran kedudayaan asing yang masuk di Indonesia. Oleh karena itu pengabdian melalui kegiatan karawitan adalah langkah awal sekaligus menjadi ujung tombak dalam membantu pemerintahan desa berjuang mengaktifkan kegaitan karawitan. Penelitian yang peneliti lakukan di desa Mojoagung kecamatan Trangkil pati Jawa Tenggah. Data yang peneliti peroleh adalah data kualitatif berupa fakta atau kejadian selama di lokasi. Pengabdian didapatkan data primer melalui FGD (focus grub discussion). Sehingga program pengembangan kebudayaan karawitan adalah melalui pelatihan. Adapun kegiatan pelatihan antara pelatih dan peserta dalam pengembangan karawitan adalah menggunakan pola komunikasi interpersonal dan komunikasi kelompok, yang dalam penyampaiannya menggunakan pola linier, sirkuler dan sekunder

Cite

CITATION STYLE

APA

Safitri, P. N., & Muhaiminan, A. (2023). PENGEMBANGAN POTENSI KEBUDAYAAN MELALUI SENI KARAWITAN JAWA SEBAGAI POLA KOMUNIKASI MASYARAKAT DESA MOJOAGUNG PATI JAWA TENGAH. JURNAL NAULI, 3(1), 25–31. https://doi.org/10.64168/jn.v3i1.1226

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free