Transformasi An-Naḥt dalam Identitas Linguistik Muslim Multibahasa: Studi Kasus Media Sosial

  • Sari M
  • Umi Kulsum
  • Ali Hasan Al Bahar
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi an-naḥt sebagai penanda identitas linguistik dalam komunitas Muslim multibahasa di era digital. Awalnya, an-naḥt dalam bahasa Arab merujuk pada pemendekan ungkapan seperti ḥamdalah, namun kini meluas menjadi simbol solidaritas, ekspresi religius, dan gaya hidup Muslim modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis konten digital dan observasi etnografi daring. Data diperoleh dari unggahan di TikTok, Instagram, dan Facebook berupa video, caption, , dan tagar yang mengandung bentuk an-naḥt seperti ḥamdalah, tahlīl, hijabfluencer, mompreneur, dan muslimfluencer.Hasil menunjukkan bahwa an-naḥt digital tidak hanya mempertahankan nilai semantik dan spiritualnya, tetapi juga bertransformasi menjadi ekspresi sosial dan ekonomi. Istilah seperti mompreneur dan muslimfluencer menggambarkan identitas perempuan Muslim produktif serta figur dakwah digital. Kontribusi penelitian ini terletak pada perluasan kajian dinamika bahasa Arab di era kecerdasan buatan dan pada pemahaman baru tentang hubungan antara bahasa, agama, dan ekonomi digital dalam pembentukan identitas global.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, M., Umi Kulsum, Ali Hasan Al Bahar, Ibnu Rawandhy N. Hula, & Baso Pallawagau. (2025). Transformasi An-Naḥt dalam Identitas Linguistik Muslim Multibahasa: Studi Kasus Media Sosial. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 11(4), 4508–4525. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i4.7193

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free