Karya Gamon sebagai Kreativitas Mahasiswa Dalam Merespons Fenomena Sosial di Kalangan Remaja

  • Lestari G
  • Ningsih L
  • Erviana V
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kreativitas dapat dilakukan untuk mewujudkan sesuatu produk. Salah satu produk yang dihasilkan berupa produk karya dengan merespon fenomena sosial di kalangan remaja salah satunya yaitu fenomena percintaan. Hal yang menarik adalah fakta bahwa banyak individu mengalami gagal move on, istilah remaja saat ini, atau ketidakmampuan pindah ke lain hati, bahkan setelah putus cinta atau berpisah dari orang yang pernah dekat dengannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas mahasiswa dalam merespon fenomena sosial. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif.  Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Kreativitas mahasiswa merespon fenomena sosial gagal move on melewati tahapan pra produksi, produksi, pasca produksi teori Latief & Utud dalam penggarapan pertunjukan yang berkolaborasi dengan teknik proyeksi pada mata kuliah Video Mapping. Tahap pra produksi menentukan tema dari lagu dengan judul “Lovely” oleh Billie Eilish ft Khalid. Animasi diedit menggunakan aplikasi Adobe Premiere Pro. Penari yang dipilih yaitu 1 penari perempuan dan 1 penari laki-laki. Tahap produksi menyusun animasi sesuai dengan konsep percintaan. Tahap pasca produksi, final editing mengekspor video resolusi 1080p (HD). Gerak penari disesuaikan dengan proyeksi video animasi, diposisikan secara berpindah baik di depan dan belakang layar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lestari, G. A. M. D., Ningsih, L. G., & Erviana, V. (2024). Karya Gamon sebagai Kreativitas Mahasiswa Dalam Merespons Fenomena Sosial di Kalangan Remaja. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 4(2), 475–485. https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i2.538

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free