Dimensi Metrik Lokal dari Hasil Perkalian Kuat Graf Bintang

  • Azka D
  • Junia Eksi Palupi D
  • Sutjijana A
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diberikan graf terhubung dan sederhana G=(V(G), E(G)). Titik v elemen dari V(G) disebut membedakan titik x, y elemen V(G) jika jarak titik dari v ke x berbeda terhadap jarak titik v ke y. Himpunan  W subset V(G) dengan W= {w1, w2, ... , wk}  dengan  merupakan himpunan k titik yang berada di G, kode metrik dari v terhadap himpunan w merupakan k-vektor yang didefinisikan codew(v)=(d(v,w1), d(v,w2), ..., d(v,wk)) Dengan d(u,v)   merupakan lintasan terpendek yang menghubungkan titik u dan v. Himpunan W himpunan bagian dari V(G) disebut himpunan metrik lokal di G jika codew(v) tidak sama dengan codew(u) untuk setiap u yang adjacent di G. Himpunan metrik lokal dengan kardinalitas terkecil disebut basis metrik lokal. Kardinalitas basis metrik lokal disebut dimensi metrik lokal yang dinotasikan dengan diml(G). Sebagaimana yang diketahui, menghitung dimensi metrik lokal suatu graf termasuk NP-complete, yaitu suatu permasalahan matematika yang belum ada algoritma yang efektif untuk menyelesaikannya. Pada jurnal ini akan disajikan nilai dari dimensi metrik lokal dari graf hasil perkalian kuat, khususnya perkalian kuat pada graf bintang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Azka, D., Junia Eksi Palupi, D., & Sutjijana, A. (2022). Dimensi Metrik Lokal dari Hasil Perkalian Kuat Graf Bintang. Jurnal Fourier, 11(2), 49–58. https://doi.org/10.14421/fourier.2022.112.49-58

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free