Abstract
Luaran bayi baru lahir pada masa pandemi dipengaruhi oleh beberapa faktor baik dari segi maternal maupun neonatal seperti halnya dengan masa sebelum pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luaran bayi baru lahir dari ibu bersalin dengan Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Kota Denpasar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data diambil dari rekam medis dengan besar sampel 103 pasien. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu bersalin dengan Covid-19 memiliki rentang umur 20- 35 tahun (83,5%) dan paritas dua sampai lima anak (60,2%) serta masa gestasi yang normal antara 37-40 minggu (87,4%). Sebagian besar ibu bersalin (55.3%) tidak memiliki komplikasi, dan berat lahir bayi antara 2500–4000 gram (88,3%), panjang badan antara 48-52 cm (85,4%) dan sebagian besar bayi yang lahir tidak mengalami asfiksia (98,1%) serta bayi yang lahir negatif Covid-19 sebesar 82,5%. Rekomendasi dalam penelitian ini agar protokol kesehatan meliputi 5 M selalu dioptimalkan sehingga dapat mengurangi risiko penularan terhadap ibu dan bayi serta diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami cara penularan, gejala dan hasil klinis pada bayi baru lahir. Keywords:
Cite
CITATION STYLE
Dewi, A. R., Rahyani, K. Y., & Mahayati, M. D. (2022). Luaran Bayi Baru Lahir Dari Ibu Bersalin Dengan Covid-19 Di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Kota Denpasar Tahun 2020-2021. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery), 10(2), 176–182. https://doi.org/10.33992/jik.v10i2.1983
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.