Prototipe Desain Ultralight Walking Bag Bagi Lansia

  • Elvaretta B
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Secara normal, seseorang yang berada pada keadaan usia lanjut (60 tahun keatas) akan mengalami penurunan berbagai organ atau sistem tubuh, baik dari segi anatomi maupun fungsional. Dalam kemampuan visual, lansia mengalami kemunduran dalam hal ketajaman dan luas pandangan. Lansia umumnya memiliki penglihatan yang kurang peka ketika melihat dalam kondisi minim cahaya. Lansia juga mengalami penurunan fungsi sistem motorik (otot dan rangka), antara lain berkurangnya kemampuan mobilitas dan kontrol fisik, serta sering terjadi getaran otot (tremor) sehingga menyebabkan banyak lansia yang kesulitan berjalan. Penelitian ini dibuat untuk menyelesaikan masalah keterbatasan yang di alami lansia agar dapat membantu aktivitas lansia dengan keterbatasannya. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan penelitian ini diawali dengan observasi masalah yang dialami oleh lansia, identifikasi aktivitas lansia ketika menggunakan tongkat dan senter secara bersamaan dalam kondisi gelap atau minim pencahayaan, serta  dalam  tahap  akhirnya adalah menentukan produk seperti apa yang bisa membantu memudahkan lansia berjalan dalam kondisi minim cahaya sekalipun. Hasil  akhir yang diperoleh adalah  membuat  rancangan  produk  tas dengan fitur  lampu  yang  ergonomis  dan dapat digunakan di semua jenis tongkat bantu jalan sehingga memudahkan lansia berjalan dengan aman dalam kondisi minim cahaya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Elvaretta, B. (2022). Prototipe Desain Ultralight Walking Bag Bagi Lansia. Desainpedia: Jurnal Desain Produk Dan Desain Komunikasi Visual, 1(2), 1. https://doi.org/10.36262/dpj.v1i2.602

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free