Abstract
Bank Sampah Lidah Mertua merupakan bank sampah binaan tim sejak tahun lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dari sampah rumah tangga dengan melakukan pengolahan menjadi barang daur ulang yang bernilai lebih tinggi secara ekonomi. Metode yang digunakan meliputi metode penyuluhan, ceramah dan diskusi interaktif, pelatihan dan praktek pengolahan sampah rumah tangga menjadi barang daur ulang yang bernilai ekonomi, serta pembekalan dasar mengenai analisis biaya. Objek kegiatan adalah ibu-ibu rumah tangga yang merupakan nasabah Bank Sampah Lidah Mertua Kelurahan Bungo Pasang, Tabing Padang. Kegiatan ini diikuti oleh 45 peserta yang terdiri dari 5 orang pengurus bank sampah dan 40 nasabah bank sampah Lidah Mertua. Hasil kegiatan yang diperoleh telah mampu meningkatkan jumlah nasabah serta meningkatkan pelayanan kepada nasabah sebagai hasil dari penggunaan sejumlah bantuan operasional dari kegiatan tahun sebelumnya. Disamping itu kegiatan ini mampu meningkatkan keterampilan mitra dan nasabahnya dalam melakukan pengolahan sampah rumah tangga sebelum dijual ke pedagang pengepul. Diharapkan dari kegiatan ini dapat memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga nasabah serta meningkatkan peran perempuan dalam menopang perekonomian keluarga melalui pengelolaan sampah rumah tangga.Lidah Mertua Waste Bank has been a garbage bank built by the team since last year. This activity aims to increase household waste's added value by processing it into recycled goods that have higher economic value. The methods used include extension methods, lectures and interactive discussions, training, and processing household waste into recycled economic value items and the essential provision of cost analysis. The object of activity is housewives who are customers of the Tongue-In-Law Waste Bank, Bungo Pasang Village, Tabing Padang. The community service activity was attended by 45 participants consisting of 5 waste bank managers and 40 waste bank customers, Lidah Mertua. The results of the activities obtained have been able to increase the number of customers and improve service to customers due to using some operational assistance from the previous year's service activities. This activity can also improve partners' and customers' skills in processing household waste before selling it to collectors. It is hoped that this activity can strengthen customer households' economic resilience and increase the role of women in supporting the family economy through household waste management.
Cite
CITATION STYLE
Rahmahdian, R., Ausri, A., Srivani, M., Marinda, W. E., & Lukman, L. (2020). PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI PRODUK BERNILAI PADA NASABAH BANK SAMPAH LIDAH MERTUA. BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN, 3(3), 226–235. https://doi.org/10.25077/bina.v3i3.237
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.