Abstract
Teknik cuci tangan sesuai WHO (2009) pada awalnya merupakan teknik cuci tangan yang di buat untuk mencegah penularan penyakit infeksi dan diaplikasikan oleh tenaga kesehatan. Namun masih banyak pegawai rumah sakit, baik tenaga kesehatan, maupun yang bukan tenaga kesehatan belum melakukan teknik cuci tangan yang benar sehingga berisiko membawa kuman rumah sakit (RS) keluar RS dan menimbulkan penyakit infeksi di masyarakat. Metode pengabdian dengan pre dan post design dengan melakukan pembelajaran yang secara persuasive mengajak peserta berperan serta aktif. Hasil pretest 67,5 meningkat menjadi 89. Demonstrasi menggunakan losion lumigerm® yang berpendar saat disinari UV tepat di aplikasikan sebagai evaluasi benar-tidaknya cuci tangan, sebanyak 97% peserta mampu menunjukkan proses cuci tangan dengan baik. Kesimpulan sebagian besar pegawai RS universitas mataram mengalami peningkatan pengetahuan dan teknik cuci tangan yang benar setelah dilakukan penyuluhan
Cite
CITATION STYLE
Sari, L. S., Kurniawati, T. P., Wardoyo, E. H., & Lestari, R. (2020). Pelatihan Teknik Cuci Tangan (WHO,2009) Pada Pegawai Di Rumah Sakit Universitas Mataram. Jurnal PEPADU, 1(3), 354–357. https://doi.org/10.29303/jurnalpepadu.v1i3.121
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.