Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Mengenai Pencegahan Stunting pada Kader Posyandu

  • Ria Reski Oktaviani
  • Sri Anggarini
  • La Ode Ali Hanafi
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Masalah utama gizi di Indonesia saat ini adalah masalah kekurangan gizi. Stunting menggambarkan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Secara global, sekitar 1 dari 4 balita mengalami stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan kader posyandu setelah diberikan promosi kesehatan tentang pencegahan stunting pada kader posyandu di wilayah kerja puskesmas Motaha. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif Pre-Eksperiment dengan desain penelitian one group pretest-postest. Populasinya adalah 72 responden, besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 responden, menggunakan tekhnik simple random sampling. Dengan uji statistik wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian dengan uji statistik didapatkan ada pengaruh pengetahuan kader posyandu setelah diberikan promosi kesehatan tentang pencegahan stunting pada kader posyandu di wilayah kerja puskesmas Motaha dengan nilai ρ-value = 0,000. Diharapkan kepada kader posyandu dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh melalui promosi kesehatan dalam peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan stunting.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ria Reski Oktaviani, Sri Anggarini, & La Ode Ali Hanafi. (2022). Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Mengenai Pencegahan Stunting pada Kader Posyandu. Jurnal Healthy Mandala Waluya, 1(3), 194–200. https://doi.org/10.54883/jhmw.v1i3.108

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free